Manfaat Air Cucian Beras

manfaat air cucian berasTidak banyak yang tahu akan manfaat air cucian beras untuk kecantikan. Padahal itu sangat baik untuk melembabkan dan mencerahkan kulit. Dan juga air cucian beras juga dipercaya untuk menyuburkan tanaman. Ini dikarenakan air cucian beras terdapat kandungan seperti gula, selulosa, hemiselulosa, glutein dan banyak vitamin.

Kita tahu bahwa wanita jepang terkenal dengan kehalusan kulit dan juga wajahnya. Ternyata mereka sudah lama memanfaatkan air cucian beras sebagai air pencuci wajah maupun untuk mandi. Ini disebabkan air cucian beras memberikan khasiat untuk membuat kulit wajah bersih serta lebih cerah. Dengan manfaat tersebut, tidak heran jika banyak sekali produk kecantikan yang didalamnya terkandung air beras seperti kosmetik tabir surya, lotion kulit, perona bibir, bedak, kondisioner rambut dan produk kecantikan lainnya.

Untuk membuat air beras tidaklah sulit, dibawah langkah-langkah untuk membuat air beras.

Bahan yang dibutuhkan:

  • Beras sekitar ΒΌ kg
  • Air secukupnya
  • Wadah yang bisa dijadikan untuk mencuci beras, menyimpan air cucian beras serta saringan

Langkah-langkah pembuatan:

  1. Cucilah beras yang telah dimasukkan pada wadah dengan air, lalu saringlah air cucian beras dengan saringan pada wadah untuk menyimpan air beras.
  2. Bersihkan kembali air beras sehingga terlihat benar-benar bersih.
  3. Kemudian masukkan air beras pada botol atau semacamnya.
  4. Air beras pun siap dipakai.

Anda bisa menggunakan air cucian beras tersebut untuk berbagai keperluan seperti misalnya air cucian beras sebanyak 600 ml bisa digunakan untuk toner alami untuk pengontrol kelembaban kulit. Dan air cucian beras sebanyak 1000 ml bisa digunakan untuk mandi yang baik untuk mencerahkan serta membuat kulit lebih halus. Jika air cucian beras masih tersisa anda tidak perlu membuangnya karena bisa disiramkan pada tanaman yang dipercaya dapat membuat tanaman lebih subur.

Namun jika anda tidak mempunyai tanaman disekitar rumah, anda bisa mengendapkan air cucian beras beberapa saat sehingga muncul endapan pati beras, lalu pisahkan endapan pati beras tersebut dengan airnya. Endapan pati beras tersebut bisa digunakan untuk masker wajah.

Konon, dahulunya orang jawa memanfaatkan air cucian beras untuk lulur, seperti halnya lulur jawa yang terdiri dari rempah-rempah herbal dan bubuk beras. Beras memiliki kandungan zat oryzanol yang dipercaya mampu memperbarui pembentukan pigmen melanin serta bisa menetralisir dampak buruk sinar ultraviolet.

Anda juga bisa menggunakan beras hitam atau merah, tidak hanya beras putih. Perbedaan warna beras disini disesuaikan dengan jenis kulit. Seperti halnya beras putih yang digunakan untuk jenis kulit normal cenderung berminyak, beras hitam bisa digunakan untuk semua kulit dan beras merah lebih cocok dengan jenis kulit yang cenderung kering.

Untuk penggunaan air beras batas waktu pemakaian adalah 1 minggu dari pembuatan jika air beras disimpan dalam kulkas. Jika anda ingin tampil cantik dengan kulit halus anda bisa mencoba manfaat air cucian beras untuk kecantikan ini dengan rutin.

Selain untuk penunjang kecantikan, salah satu manfaat air cucian beras juga bisa dijadikan air tajin untuk digunakan mengobati diare bayi atau balita. Namun air beras perlu dimasak terlebih dahulu sampai mendidih. Air tajin disini khasiatnya lebih baik dari oralit disebabkan mengandung glukosa polimer yang mudah diserap serta serta kadar glukosanya yang cukup tinggi bisa mempermudah penyerapan elektrolit. Dan juga air tajin juga terdapat kandungan protein sekitar 7-10 %.

Apakah Anda sekarang sudah mengerti tentang manfaat air cucian beras ini? Silahkan mempraktekkannya di rumah untuk mendapatkan kecantikan yang benar-benar alami.

Baca juga: Cara Melebatkan Bulu Mata

You may also like...

1 Response

  1. Munirah Amran says:

    kata teman saya, kalo untuk masker pake air cucian beras itu dimasak dulu sampai mendidih. boleh yah kya’ gitu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>